Mei 14, 2013

AYO MULAI !

Sepekan berlalu semenjak peristiwa itu. 7 Mei 2013, satu hari sebelum ayahku genap berusia 48 tahun. Aku masih teringat jelas bagaimana peristiwa itu terjadi. Aku masih ingat rencana kami -aku dan temanku- untuk menyaksikan pertandingan futsal yang akhirnya menghasilkan kemenangan bagi tim futsal dari Fakultas Sains. Bahkan aku juga masih sangat ingat akan rencanaku untuk tidur bersama Helmy, teman kostku. Ternyata rencana-rencanaku itu tidak tersampaikan. Tuhan menggantinya dengan rencana yang lebih besar.
Aku tidak akan mengulas mengenai kronologi dari peristiwa tersebut. Jangankan mengulas, mengingatnya saja membuat kepalaku terasa berat. Aku hanya ingin mendeskripsikan tentang perasaanku, perasaan takutku. Kedengarannya berlebihan. Tapi ketakutan ini terus dan terus menerus ada hingga hari ke-tujuh ini. Aku tak tahu mengapa aku merasa harus berlindung, yang sebenarnya aku sendiripun tak tahu aku ingin berlindung dari apa atau siapa. Ketakutan ini membuatku kaku. Aku rasakan sendiri bagaimana takut ini menghalangi kegiatan-kegiatan yang ingin aku lakukan. Takut ini membatasiku. Harusnya aku bisa melakukan berbagai rencana yang sudah aku tulis rapi dalam catatanku. Karaoke-an hingga 4 jam, nonton Iron Man, dan sederet agenda yang rupanya harus tertunda karena aku takluk oleh ketakutan yang tidak jelas ini. Dan sekarang aku rasakan, sudah tidak manusiawi lagi karena takut ini bercampur dengan kecemasan yang akhirnya keduanya tumbuh dan berkembang secara subur sehingga membuatku semakin betah di kamar dan semakin berkarat. Otomatis, kreativitasku sangat menurun karena hal ini. (Walaupun sesungguhnya aku tidak cukup kreatif)
Dalam hal ini memang aku hanya berbicara bagaimana menyikapi sebuah keadaan, tapi ini benar-benar hal besar yang harus aku runtuhkan jika aku ingin kembali memulai dan kemudian berkarya. Biarlah keinginan itu menjadi energi terbesar pemusnah ketakutan yang seharusnya aku bisa temukan kata lain bernama “waspada”.
Untuk mengubah suatu keadaan yang lebih baik atau setidaknya untuk kembali memulai sesuatu yang sempat tertunda tidak hanya cukup dengan penguasaan teori-teori ataupun konsepan saja. Dibutuhkan ekstra keberanian sehingga teori itu terwujud dalam tindakan nyata. Tapi, bagaimana menumbuhkan keberanian untuk kembali memulai itu? Sedangkan pikiran-pikiran negatif, kecemasan, terlebih ketakutan itu itu hadir di saat aku baru saja memulai langkah pertamaku. Satu hal yang harus aku camkan. Bukan aku saja yang merasa kesusahan dalam memulai langkah yang pertama. 

 
Yang terpenting adalah bagaimana aku bisa survive pada dan setelah langkah pertamaku. Langkah pertama itu langkah yang paling berat, namun juga yang paling menentukan. :)
Ada banyak teori yang mengungkapkan mengenai ketakutan dan keberanian untuk mengambil langkah pertama, namun terori-teori ideal itu berbenturan dengan kondisiku. Jadi, aku mengambil suatu formula sederhana dalam rangka untuk meneruskan penundaanku selama beberapa waktu ini. AYO MULAI! Ayo mulai melakukan meskipun ketar-ketir pada langkah pertamanya. AYO MULAI! Dan semoga ini bukan hanya sekedar formula untukku, namun bisa aku terapkan dalam praktiknya.
- karena bumi tidak tersusun dari bukit yang dipenuhi kerikil saja -
Dan sebagai penutup, terima kasih kepada teman-teman terbaik di sana. Kalian partner terSuper yang aku pernah aku miliki.


Maret 17, 2013

Eksternal HIMASAINS '13~ Harmonis - Kooperatif

Beberapa hari belakangan ini aku memulai kesibukan yang luar biasa. Bukan ingin terlihat sibuk, namun memang aku sedang melibatkan diri di berbagai kegiatan yang aku rasa sayang sekali jika aku lewatkan. Dan di sesi ini, aku akan menceritakan salah satu dari beberapa kegiatan pentingku itu, yakni Himpunan Mahasiswa Sains.
Sekitar satu bulan yang lalu, aku mendaftarkan diri untuk menjadi bagian dari Himpunan. Alasannya, aku ingin masuk ke dalam departement Eksternal, departement yang baru 'dirilis' untuk kepengurusan 2013. Entah hal ini termasuk alasan atau tidak yang jelas aku ingin di Eksternal Himpunan.
Bersama kepemimpinan Ketua Himpunan Mahasiswa Sains, Aldy Satria Hidayat, aku mulai tertarik untuk mengembalikan diri di habitat awalku, yakni lingkup mahasiswa Sains. Sebelumnya, aku banyak menerima tawaran diluar Sains, entah mengapa. Tapi, ajakan dari beberapa orang untuk 'kembali ke rumah' ternyata meluluhkan hatiku. Alhasil, dari pendaftaran diri itu aku dipanggil untuk mengikuti wawancara dan sukses mengikuti rekruitasi tahap selanjutnya, yaitu simulasi dan internalisasi.
Internalisasi ini berlangsung selama lima hari, dimulai darai tanggal 11 Maret 2013 hingga 15 Maret 2013. Sebenarnya acaranya sangat menarik, namun karena acara ini bersamaan dengan agenda latihan untuk deadline tanggal 20 Maret 2013, jadi terpaksa aku harus absen. Aku datang di pembuka dan penutup internalisasi. Di pembukaan internalisasi, menghadirkan dua narasumber super yaitu Ketua HIMATIKA UNPAD dan Ketua HMFT ITB. Banyak yang bisa aku pelajari dari dua himpunan veteran tersebut, setidaknya jika dibandingkan dengan HIMASAINS yang merupakan himpunan muda. Salah satu pelajaran yang paling aku ingat yaitu tentang APRESIASI. Sepele ya, namun sangat besar manfaatnya! Terimakasih pelajarannya!
Lima hari internalisasi berlalu, dan aku tak sabar menantikan waktu pelantikan. Jujur saja, aku takut jika aku ditempatkan menjadi sekretaris. AKU TAK MAU. Aku bosan dengan pekerjaan administrasi. Itu alasannya.
Dan hari Sabtu, 16 Maret 2013 pun tiba. Nanti malam pelantikan. Yeayyy! Tapi ternyata, aku dibuat kesal oleh Jarkom dari HRD yang memberitahukan bahwa bagi peserta yang tidak mengikuti internalisasi <4 kali wajib membuat resume, baik yang dengan izin maupun tanpa izin. Bukan aku tidak mau menerima punishment, tapi menurutku penyama-rataan punishment itu tidak benar walaupun hanya selisih izin dan tidak izin! Pada hari itu memang aku harus menyelesaikan beberapa tanggungan kerja, makanya aku agak emosi. Setelah mencoba bernego dengan pihak HRD, akhirnya aku pun menerima punishment *dengan kecewa.
Dan waktu telah menunjukkan pukul 19.00 WIB. Namun, aku masih di Lab Satelit. Aku tidak punya jaket Himpunan! Padahal dijelaskan bahwa pelantikan diwajibkan untuk mengenakan jaket kebanggan itu. Ini masalah baruku. Oh my God. Namun, berkat bantuan dari dua temanku, yaitu Antita dan Bang Ayu akhirnya aku mendapatkan jaket Himpunan di jam 19.30 WIB. I love you teman-temanku :*
Dan, waktu yang ditunggu pun tiba. Acara Pelantikan Pengurus HIMASAIN 2013 di gedung C lantai 1, dimulai. Suasana khidmat menyelimuti prosesi akbar ini. Pembukaan yang diikuti dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya berlangsung secara khidmat. Aku Cinta Indonesia!
Setelah itu, sambutan dan pembacaan SK oleh Ketua Himpunan yang akhirnya diikuti dengi an pembacaan sumpah bersama seluruh calon pengurus HIMASAINS 13. Aku bertambah bangga dengan Himpunan ini. Semoga Himpunan ini juga bangga pernah menerimaku! Dan, acara pun ditutup dengan diberikannya reward kepada peserta teraktif, yaitu Hari Yudha. Wow, it's so amazing!
Melalui SK tersebut, aku ditempatkan di departement baru, depatement impianku, EKSTERNAL. Bersama Kepala Departement Eksternal, Jody Arafat, aku, Nida, Farras, dan Kak Heni bergabung menjadi keluarga Eksternal HIMASAINS 13. Wowwww, halo keluarga baruku. Mari bekerja bersama :)
Dan malam itu, kami tidak membicarakan banyak hal. Kami mengisi sesi 5 menit dengan perkenalan.. Ini yang aku suka. Aku suka sekali memperkenalkan diri dan memasarkan diri :D Tidak hanya sebatas perkenalan, akhirnya kami berhasil membuat satu tagline Eksternal 2013. Keren banget lah departement ini ~
Awal yang baik!

Nah, ini cerita seputar prosesi rekruitasi, pelantikan, dan penempatanku di HIMASAINS 13. Selanjutnya, akan ada banyak sesi yang akan sangat menarik untuk diceritakan. Tunggu ceritaku selanjutnya ya ~

EKSTERNAL HIMASAINS 13! HARMONIS - KOOPERATIF!

© tikaaramissu 2012 | Blogger Template by Enny Law - Ngetik Dot Com - Nulis